Pemerintah

Walikota Siantar Bantu Pembayaran Rek Air Warga ke PDAM Rp 310,8 Juta

P.Siantar, Sumut (mediakomentar.net) – Pemko Siantar alokasikan anggaran Rp 310,8 juta untuk membantu warga dalam hal pembayaran rekening air PDAM Tirta Uli. Dalam hal ini, warga selaku pelanggan air minum PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Uli Kota Siantar.

Alokasi anggaran Rp 310,8 juta tersebut, untuk membantu pembayaran rekening air warga (pelanggan) PDAM yang ada didalam kategori RT1 dan RT2, yang diperkirakan, merupakan warga berpenghasilan rendah. Serta, bantuan juga untuk meringankan beban pembayaran rumah ibadah, layanan MCK dan yayasan sosial.

Bantuan kepada pelanggan PDAM Tirta Uli tersebut, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Walikota Nomor 900/225/VI/WK-Thn 2020 tertanggal 4 Juni 2020 tentang Penggunaan Belanja Tidak Terduga Tahun Anggaran 2020 Dalam Rangka Penanganan Bencana Wabah Penyakit Akibat Corona Virus Disease 2019.

Walikota Siantar, H Hefriansyah SE MM, lewat siaran pers elektronik (WA) yang diterima SBNpro.com, Selasa (09/06/2020), mengatakan, anggaran Rp 310,8 juta itu berasal dari belanja tidak terduga tahun anggaran 2020, untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19.

Dijelaskan, pengalokasian anggaran bantuan itu sesuai usulan PDAM Tirta Uli. Yakni, perlunya memberikan bantuan pembayaran rekening air minum kepada pelanggan PDAM Tirta Uli berpenghasilan rendah, untuk mengurangi dampak buruk Covid-19 di Kota Siantar.

“Pemberian keringanan ini lebih mengedepankan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sebab disadari, semua masyarakat merasakan dampak pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Ke depannya Pemko Siantar, sebut Walikota, akan meringankan tagihan air minum untuk masa tiga bulan, berdasarkan kajian, evaluasi dan regulasi yang diperlukan untuk itu.

Adapun rincian dalam usulan PDAM Tirta Uli untuk rekening pembayaran bulan Mei 2020, diantaranya RT1 sebanyak 94 pelanggan sebesar Rp 2.127.040, dan RT2 sebanyak 10.665 pelanggan sebesar Rp 294.496.410.

Kemudian rumah ibadah sebanyak 473 pelanggan sebesar Rp 11.135.180, tempat umum (MCK) atau SU1 ada 42 pelanggan sebesar Rp 1.860.920, dan Yayasan Sosial (SU2) ada 43 pelanggan sebesar Rp1.279.390. (Samuel G)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *