Berita Utama

“Heboh” Surat Permohonan Bantuan, KOP Surat Komisi 2 DPRD Medan, Stempel Logo Partai

Medan (mediakomentar.net) – Beredarnya surat permohonan bantuan yang mengatasnamakan Ketua Komisi 2 DPRD Medan dengan memakai KOP Surat dari Komisi 2 DPRD Kota Medan dan berstempelkan logo Partai Gerindra yang ditujukan ke Perusahaan yang berada di Jl. Rumah Potong Hewan Kel. Mabar Kec. Medan Deli, seketika membuat heboh warga sekitar.

Dimana didalam surat tersebut berisikan terkait zona merah Covid 19 terkhusus warga masyarakat kelurahan mabar dan menjaga agar tidak terjadi ”Cheos” maka di Perusahaan yang yang dituju dimohon untuk memberikan bantuan pangan berupa sembako kepada masyarakat.

Menurut “SH” kepada redaksi yang mengaku sebagai HRD dari Perusahaan yang dituju bahwa dirinya meragukan keabsahaan tersebut.

“Saya ragu apakah ini memang surat dari Komisi 2 DPRD Kota Medan atau tidak? Sebab KOP Suratnya Komisi 2 DPRD Medan tetapi logo stempelnya berlambangkan Partai Gerindra. Ditambah lagi bahwa surat tersebut mengatakan bahwa Kota Medan terkena Zona Merah sehingga menjadi ke khawatiran warga masyarakat terkhsusus Kelurahan Mabar dan ada kata Cheos pula. Padahal sampai saat ini Kelurahan Mabar Kec. Medan Deli masih zona kuning ” jelasnya kepada awak media dengan sedikit heran.

Tambahnya “ Dan dalam surat tersebut tidak ada temnbusan ke Ketua DPRD Kota Medan, berarti ini kan hanya sebatas kebijkan Ketua Komisi 2 DPRD Medan dan tidak diketahui ketua DPRD nya!” ungkapnya Sabtu (18/04/20)

Selanjutnya, untuk memastikan keabsahan surat tersebut, Minggu (19/04/20) sekira pukul 08.13 WIB Redaksi mencoba menghubungi nomor contac person (melalui WA) yang tertulis di dalam surat tersebut di bagian bawah. Setelah dihubungi ternyata pemilik nomor contac tersebut bernama “BS” selaku pengurus partai Gerindra Kel. Mabar. Dan beliau mengaku bahwa nomor contact tersebut miliknya dan dia tau kalau nomor tersebut diletakkan. Selanjutnya “BS” mengatakan bahwa surat tersebut ditandangani dan diketahui oleh Bapak Aulia Rahman (Ketua Komisi 2 DPRD Medan).

Dan untuk memastikan hal tersebut “BS” mengontak ulang Redaksi, Minggu (19/04/20) sekira pukul 11.00 Wib dengan nomornya dan memberikan Hpnya ke Bapak Aulia Rahman. Dalam pembicaraan tersebut Bapak Aulia Rahman mengakui kalau surat tersebut dengan nomor surat 16/4/Komisi-2/DPRD Kota Medan/2020 tertanggal 13 April 2020

“ Surat tesebut memang resmi dari Komisi 2 DPRD Medan tetapi sewaktu menyerahkannya ke Tim dibawah tidak menggunakan stempel Partai melainkan kosong tanpa stempel dan tidak ada intruksi untuk di stempel. Mungkin kelalaian anggota saya, surat banyak beredar juga ketempat lain, tetapi tidak ada stempelnya” jelasnya melalui selular, walaupun sebelumnya Bapak Aulia Rahman mengatakan merasa tidak masalah memakai stempel P. Gerindra karena beliau adalah kader partai Gerindra (red).

Selanjutnya, Senin (20/04/20) Redaksi berjumpa dengan Bapak Aulia Rahman langsung mengkonfirmasi hal ini. Dan hasil pembicaraan, bahwa jika perusahaan yang dituju mau memberi sumbangan, surat tersebut akan direvisi, tetapi jika tidak, tidak perlu dikirim ulang. Dan Bapak Aulia Rahman juga menekankan bahwa sumbangan atau bantuan yang saya minta ke Perusahaan nantinya bukan atas nama saya bahkan sayapun tidak hadir dilokasi. Biar Perusahaan membagikan sumbangan bantuan tersebut ke masyarakat sekitar usahanya. Dan itu sudah berjalan seperti perusahaan Aseng Sate, PT. IKAINDO dan Kobel” pungkasnya ke Redaksi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *