Berita UtamaHukrim

DPD LSM Penjara Sumut : Kasus Legiman Pranata Itu Perdata Tapi Seakan Dipaksakan Pidana

Medan (mediakomentar.net) – Dengan ditahannya Tersangka Sdr. Legiman Pranata yang saat ini berada dalam tahanan Polrestabes Medan pada tanggal 14 April 2020 dengan SP. Kap/215/IV/RES I.II/2020 Reskrim dengan dugaan melakukan tindakan pidana penipuan dan penggelapan dalam pasal 378 dan 372KUHP.

DPD LSM Penjara Sumut yang diketuai Adi Warman Lubis yang selama ini mengawal kasus Legiman ini dalam mengakui bahwa sampai saat ini, senin (4/5) masih dalam Tahanan Polrestabes Medan atas laporan rekan bisnisnya sendiri yaitu Sdr. Robin.

Diketahui bahwa Sdr. Legiman Pranata sebelum dilakukan penangkapan atas dirinya oleh Polrestabes Medan sudah melakukan upaya Hukum Prapid di PN Medan. Tetapi saat Prapid berjalan status legiman sudah berubah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dan pada tanggal 3 Maret PN Medan mencabut penetapan Sdr. Legiman Pranata sebagai DPO. Tetapi pada tanggal 14 April 2020 pihak Polrestabes Medan melakukan penangkapan kepada sdr. Legiman Pranata pada saat pulang menuju kerumahnya.

Atas hal ini DPD LSM Penjara Sumut dalam wawancaranya dengan awak media mengatakan bhawa Kasus Sdr. Legiman Pranata ini seakan-akan di paksakan harus pidana dan melanggar pasal 378 dan 372 KUHP, padahal kasus ini merupakan masalah perdata.

“Sebelumnya Sdr Robin dan Sdr. Legiman Pranata adalah rekan bisnis dan sepakat melakukan kerjasama dengan perjanjian di atas AKTE Notaris dalam pengoperasian PKS yang objeknya berada di Desa Truman Kab. Aceh Selatan. Dan dalam kesepakatan tersebut Sdr. Robin akan memberikan dana sebesar Rp 2 M kepada Sdr. Legiman dengan cara 4 termin dan di buat dalam perjanjian dengan AKTA Notaris.

Ternyata Sdr. Robin dalam prakteknya melakukan wanprestasi, hanya memberikan modal tersebut sebesar Rp 1 M (untuk termin I dan II saja, sedangkan termin III dan IV tidak diberikannya) Anehnya Sdr. Robin pula yang melapor ke Polrestabes Medan bahwa sdr. Legiman Pranata melakukan penipuan dan penggelapan yang selanjutnya membuat sdr. Legiman Pranata sampai saat ini masih di sel tahanan Polrestabes Medan.” Terang Adi warman CS. (DPD LSM Penjara Sumut).

Selanjutnya, Edi Kurniawan yang merupakan anak dari Legiman Pranata telah membuat surat Kasatreskrim dan Kapolrestabse Medan yang isinya meminta permohonan supervisi atas penyidikan kasus tersebut (LP No. .LP/1779/KVII/2019/SPKT stabs Medan tanggal 12 Agustus 2019 dan mohon penangguhan penahanan atas Bapaknya Sdr. Legiman Pranata. Dan pihak keluarga Legiman Pranata juga sudah mengadukan permasalahan ini ke pejabat pengemban pengawasan penyidikan di Polda Sumut CQ Kabag Wasidih Poldasu. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *